SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Pekerjaan Hotmix Ruas Jalan Ngefak – Oenitas senilai Rp 13.510.097.000 di Kecamatan Loaholu Kabupaten Rote Ndao diduga tidak berkualiats
“kualitasnya Hotmix Ngefak-oenitas sonde bagus, bisa saja ketika hujan terkikis air dan cepat rusak karena tadi siang saya standar motor di atas saja standar tatanam, langsung berlubang,” Kata Seorang Anggota BPD Desa Oebela Daud Fanggi Kepada Sindo-NTT.id, Kamis (13/10/2022)

Daud Fanggi meminta Sindo-NTT untuk mempertanyakan kualitas proyek tersebut kepada Kontraktor Pelaksana,
“tanyakan ke PT yang kerja saja, itu yang saya liat sebagai masyarakat awam, menurut saya kalau hotmix model begitu sonde kuat dan sonde layak,” tegas Daud Fanggi
Daud Fanggi meminta Pemerintah Dan DPRD Rote Ndao segera turun untuk menguji kualitas hotmix tersebut
“Ini perlu perhatian Pemerintah dan DPRD Rote Ndao, segara turun untuk ditindaklanjuti,” Ujar Daud Fanggi
Pekerjaan Ruas jalan dengan titik awal dari sebelah selatan Puskesmas Oelaba Desa Oelua menuju Oebela dengan panjang jalan sekitar 5 Km ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan tahun 2022 itu kerjakan oleh kontraktor Pelaksana Cv. Prastika Karya dengan direktur Utama atas nama Toni Luis
Wakil DPRD Rote Ndao Paulus Henukh ketika ditanyakan tentang pengeluhan dari warga desa Oebela tentang kualitas dari hotmix tersebut dengan nada tegas meminta Kontraktor dan Konsultan Pengawas memperhatikan Kualitas Hotmix
“Kontraktor dan konsultan pengawas segera memperhatikan kualitas hotmixnya Jangan sampai kualitas dikorbankan dan azas manfaatnya tidak bisa lama dinikmati masyarakat,” tegas Wakil Ketua DPRD Paulus Henuk
Wakil Ketua DPRD Paulus Henuk meminta Kontraktor jangan mencoba mengerjakan Proyek asal jadi
“Streng anilisis hotmix itu 10 tahun lebih, jangan sampai 2 atau 3 tahun sudah rusak. Kontraktor dan konsultan pengawas harus punya tanggung jawab moral bahwa ada uang rakyat yang dipakai belasan miliar untuk ruas jalan ini, jadi sekali lagi saya minta segera perbaiki kualitas hotmixnya. Saya berharap Aparat Penegak Hukum juga pantau proyek-proyek yang sedang dikerjakan sehingga dapat diantisipasi potensi kerugian keuangan negara/daerah,” Tandas Paulus (Nasa)






