SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Proyek Pembangunan gedung Paud Pelita Ne’e di Desa Persiapan sebelumnya Desa Sanggaoen dikabarkan Belum mengantongi Ijin Resmi dari Pemerintah Kabupaten Rote Ndao,
Selain itu, proyek yang terlihat merusak jalan Desa yang di bangun dengan anggaran Negara (Dana Desa) sepertinya belum memiliki NPSN (Nomor Pokok Satuan Pendidikan)
“Paud Pelita Ne,e tersebut belum mengantongi ijin resmi dari pemerintah kabupaten Rote Ndao dan juga belum memeliki NPSN (nomor pokok satuan pendidikan nasional)” Kata Warga Desa Sanggaoen yang enggan menyebutkan namanya kepada wartawan (15/08/2024)
Selanjutnya proyek gedung yang akan menghalangi jalan Menuju lokasi pertanian ini juga muridnya belum memenuhi syarat satu Rombongan Belajar (satu rombel)
“Ini dipaksakan buka dan bangun PAUD, padahal di desa ini sudah banyak Paud dan TK seperti Paud tunas harapan, TK Lentera dan TK Tongkat Harun.” Tegasnya
Sementara itu Anggota DPRD Rote Terpilih dari Partai Pemenang Calon Presiden pemilu 2024 (Gerindra) Firlot Pelokila Kepada wartawan mengakui kalau sesuai data diketahui dirinya, gedung Pelita Ne’e yang dibangun dari sumber Dana Alokasi Umum (Dau) tahun 2024 ini belum memiliki ijin resmi
“Coba klik sa, jumlah Paud Lobalain, 33 unit dan tidak ada nama Paud Pelita Nee,”Ujar Firlot
Mantan Kepala Desa Maubesi ini mengakui kalau Gedung Paud Pelita Ne’e belum memiliki Nomor Pokok Satuan Pendidikan (NPSN)
“NPSN saja belum ada, berarti Dapodik juga belum ada, Klik di google data Paud kabupaten Rote Ndao, saya Juga da didirikan dan kelola PAUD juga,” Tandas Firlot,
Sumber dana yang diperlukan untuk membiayai Pekerjaan Pembangunan Ruang Kelas Baru Paud Pelita Ne’e adalah melalui Dana Alokasi Umum (DAU) yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rote Ndao pada Dinas Pendidikan Kepemudaan Dan Olahraga (PKO) Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran 2024, (
Proyek ini kerjakan oleh kontraktor Cv. Larasati/Tanel Toulasik (Tim)






