Terkait Mafia Pupuk, Dandim 1627/RN Menilai Banyak Orang Ribut, Mencari Kesalahan Orang Lain

Avatar photo

Friday, 18 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Ada pesan penting yang disampaikan Komandan Distrik Militer 1627/Rote Ndao, Letkol (Inf) Bayu Panji Bangsawan, Kamis (17/02/2022). Walau cukup menohok, tetapi ada benarnya juga. Yang lebih ditekankan terhadap penggunaa energi untuk hal-hal produktif.

Dirinya menilai, terlalu banyak orang yang lebih suka mencari kesalahan atau celah dari pemimpinya saat terbentur sebuah persoalan. Itu dilakukan dengan sangat masif tanpa hadir sebagai solusi untuk menyelesaikan persoalan itu sendiri.

Padahal, setiap orang menurutnya dengan peranya masing-masing dituntut berkontribusi terhadap kemajuan sebuah daerah. Yang disebutnya kontribusi tak melulu berupa kritikan.

“Kritik boleh-boleh saja dan itu bagus sebagai kontrol sosial. Tapi jangan sampai mencari-cari kesalahan orang lain,” kata Komandan Distrik Militer 1627/Rote Ndao, Letkol Inf. Bayu Panji Bangsawan, Kamis (17/02/2022) dalam coffee morning yang digelarnya di parkiran serbaguna Makodimya.

“Alangkah lebih bagus lagi jika kritikan disertai dengan solusinya. Itu malah lebih cepat selesai masalahnya. Jangan hanya kritik tapi tidak kasih solusi,” sambungnya.

Kondisi tersebut menurutnya merupakan warisan yang ditinggalkan oleh penjajah tempo dulu. Yang saat itu, memang sengaja diciptakan untuk mengalihkan perhatian bangsa yang dijajah, agar lebih leluasa (penjajah) menguasi dan mengendalikan semua potensi yang dimiliki.

“Ini alam merdeka, ibu-ibu dan bapak-bapak. Mau sampai kapan kita begini terus. Tanpa sadar, mereka (penjajah) sedang bertepuk tangan melihat kita yang sibuk dengan hal-hal yang tidak menguntungkan. Kemudian mereka memanfaatkan untuk menguasai kita,” ungkapnya.

Dirinya kemudian menyarankan untuk lebih objektif dalam mencermati setiap kondisi yang terjadi. Yang kemudian dicontohkan posisi melihat dari tempat yang berbeda untuk melihat sebuah objek.

“Saya tidak bisa memaksakan bapak, ibu untuk percaya terhadap apa yang saya lihat dari posisi ini. Begitu pun sebaliknya. Tapi cobalah melihat dari sisi berbeda pasti hasilnya berbeda pula,” kata Dandim Bayu.

“Yang terjadi saat ini di sini (Rote) kan begitu. Masalah pupuk misalnya, banyak pada ribut. Apa yang ditawarkan untuk itu, walaupun ada mafia? Padahal kita semua bisa menjadi solusi atas kelangkaan tersebut tanpa harus ribut dan kuras banyak energi,” sambungnya.

“Tanpa kita sadari, ternyata bahan pembuatan pupuk sangat banyak di sekitar kita. Ada pisang, kontoran sapi, kotoran kerbau dan kotoran kambing. Tapi mengapa kita tidak memanfaatkanya? Itu karena kita terlalu sibuk mengurus hal yang tidak penting. Sehingga hal yang lebih penting diabaikan,” tambahnya.

Untuk diketahui, kegiatan coffee morning itu menghadirkan sejumlah tokoh adat, agama, masyarakat dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta pekerja media massa. Dengan tujuam penyelenggaranya adalah untuk membangun sinergitas. (Nasa/Tim/Rolle)

Baca Juga: Aksi Massa Pendukung Mus Frans Disweeping, Kabag Hukum : Bukan Orang Rote Kita Usir
Baca Juga: Aparat Penegak Hukum Diminta Terlibat Penagihan Piutang Rp 100 Miliar APBD Kabupaten Kupang
Baca Juga: Saksi Beberkan, Terdakwa Hoaks Dalang Demo dan Kerusuhan di PT Bo'a Development, Simak!

Berita Terkait

Gelar Perkara Rampung, Polda NTT Temukan Dugaan Tindak Pidana dalam Kasus dr. Icha
Bapenda Rote Ndao Keliru, Rumah Kos Sempat ‘Dipaksa’ Jadi Objek Pajak Hotel
Tanpa Aktivitas, Investasi Rp 700 Juta Lebih Mandek di PD Ita Esa Rote Ndao
Temuan BPK : Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Penginapan di Bapelitbangda dan Sekretariat DPRD Rote Ndao
BPK Temukan Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Di Rote Ndao Ratusan Juta, Ada Hotel Fiktif
Lapor Dugaan KDRT ke Polres Rote Ndao, IRT Mengaku kembali Alami Kekerasan
Sekretaris DPRD Dua Kali tidak Penuhi Panggilan Pemeriksaan Di Polres Rote Ndao, Ada Apa?
Kasus Mayat di Pantai, Polres Rote Ndao Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Berencana
Tag :

Berita Terkait

Friday, 24 July 2026 - 10:36

Gelar Perkara Rampung, Polda NTT Temukan Dugaan Tindak Pidana dalam Kasus dr. Icha

Sunday, 19 July 2026 - 20:17

Bapenda Rote Ndao Keliru, Rumah Kos Sempat ‘Dipaksa’ Jadi Objek Pajak Hotel

Saturday, 18 July 2026 - 22:25

Temuan BPK : Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Penginapan di Bapelitbangda dan Sekretariat DPRD Rote Ndao

Saturday, 18 July 2026 - 19:17

BPK Temukan Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Di Rote Ndao Ratusan Juta, Ada Hotel Fiktif

Wednesday, 15 July 2026 - 13:22

Lapor Dugaan KDRT ke Polres Rote Ndao, IRT Mengaku kembali Alami Kekerasan

Tuesday, 7 July 2026 - 13:40

Sekretaris DPRD Dua Kali tidak Penuhi Panggilan Pemeriksaan Di Polres Rote Ndao, Ada Apa?

Saturday, 20 June 2026 - 09:21

Kasus Mayat di Pantai, Polres Rote Ndao Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Berencana

Thursday, 18 June 2026 - 20:31

Polres Rote Ndao Gerebek Pelaku Penjualan Pertalite Ilegal, Modus Modifikasi Tangki

Berita Terbaru