Kronologis, Tiga Kasus Percobaan Bunuh Diri di Desa Saindule, Mundek dan Busalangga Barat

Avatar photo

Sunday, 26 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Dalam satu hari terjadi tiga Kasus Percobaan Bunuh diri di Kabupaten Rote Ndao, Percobaan Bunuh diri pertama di Desa Saindule Kecamatan Rote Barat Laut, korban berinisial “AF” Kedua di Desa Busalangga Barat, Korban seorang perempuan berinisial “SN” dan ketiga di Desa Mundek Kecamatan Loaholu Korban Berinisial “BA”

Tiga kasus ini terjadi pada hari Jumat, 24 Januari 2025

Hal Ini dikatakan Kapolsek Rote Barat Laut Ipda Andri L. Pah, SH sesuai pres rilis yang diterima wartawan, Sabtu (25/01/2025)

Menurut, Kapolsek Andri Pah, percobaan Bunuh diri AF di Desa Saindule diketahui oleh Saksi yang pergi ke sawah diantar menggunakan sepeda motor

“Menurut keterangan Saksi, saat dalam perjalanan menoleh ke sebelah kiri dan melihat terdapat seorang yang tergantung dengan menggunakan seutas tali,” Ujar Andri Pah

Selanjutnya, Saksi mengenal Korban adalah juga warga Desa Saindule, kemudian Saksi meminta pisau sekitar lokasi agar memotong tali yang digunakan Korban AF, kemudian korban ini dievakuasi ke RSUD Baa untuk memperoleh perawatan medis

Kasus percobaan Bunuh diri kedua terjadi di Desa Busalangga seorang perempuan berinisial “SN”

Upaya percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh korban adalah dengan cara meminum racun roundup.

Niat korban yang mengakhiri hidupnya ini ternyata gagal karena diketahui saksi yang merupakan anak kandung Korban,

Saksi Melihat ibunya memegang 1 (Satu) botol Roundup memasuki kamar, mengunci pintu, maka Saksi (Anak Korban) merasa curiga sehingga saksi memanggil ibu nya untuk membuka pintu.

“Mama Bikin Apa Tolong Buka Pintu Dolo” ungkap Saksi namun tidak direspon oleh SN (Korban Percobaan Bunuh Diri),” Ungkap Kapolsek Andri Pah yang menirukan panggilan Saksi

Baca Juga:  Lestarikan Peninggalan Leluhur, Hus Adat Lailete, Para Penunggang Kuda Rebut 4 Bendera

Saksi memberitahukan kepada Suami Korban, akan apa yang dilihatnya, kemudian saksi mendobrak pintu dan mendapati Korban SN sementara tergeletak dikamar mandi dan mulut terbuka, selanjutnya saksi membawa Korban ke RSUD Baa untuk mendapatkan perawatan medis

Kejadian percobaan bunuh diri yang terakhir terjadi di Desa Mundek Kecamatan Loaholu, korban Berinisial “BA”

Dijelaskan, Kapolsek Andri Pah sesuai keterangan korban Saat kembali ke rumahnya dari menggembalakan domba miliknya, duduk sendirian dalam dapur rumahnya, kemudian merasa pikirannya kosong, lalu Korban BA mengambil tali nilon yang berada didalam dapur lalu menyusun 2 (Dua) kursi, mengikat tali pada tiang (Spar) dapur dan ujung tali di ikat pada leher korban sendiri kemudian kaki korban menjatuhkan kedua kursi hingga tubuhnya tergantung ± 40 Cm.

“Percobaan bunuh diri BA diketahui oleh 3 (Tiga) cucu korban yaitu JA,Perempuan,17 Tahun,Pelajar, PH,Perempuan 16 Tahun,Pelajar serta NA,Perempuan 18 Tahun Pelajar,” Tandas Kapolsek Andri Pah

Selanjutnya saksi mengangkat tubuh korban ke arah atas, kemudian mengambil parang dan memotong tali yang diikat pada tiang dapur hingga putus sehingga korban jatuh ke tanah dan para saksi melepas tali yang terikat pada leher korban

Hingga hari ini (Sabtu 25/01/2025) korban yang masih mendapat perawatan intensif dirumah sakit umum Baa adalah AF

Korban SN juga telah diperbolehkan kembali kerumah setelah mendapatkan perawatan medis pihak RSUD Baa sedangkan untuk korban BA tidak dilakukan perawatan medis karena korban masih berkomunikasi dengan baik hanya terdapat bekas lilitan tali di leher korban” jelas Kapolsek.

“Berkaca dari kejadian yang terjadi yaitu percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh AF, SN dan BA adalah didominasi oleh permasalahan keluarga, kurangnya komunikasi dan tidak terbuka dengan pasangan jika memperoleh atau menghadapi masalah atau kesulitan, Kami selaku Kapolsek sangat berharap ini merupakan kejadian terakhir di wilayah hukum Polsek Rote Barat Laut,” tegas Kapolsek IPDA Andri L Pah, S.H. (Tim/Nasa)

Baca Juga:  Lepaskan Mahasiswa KKN Unstar, Ini Empat Pesan Penting Wakil Bupati, Perlu disimak

 

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terbaru

Dunia

20 Hotel Baru Terbaik Dunia, Satu Ada di Rote Ndao

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:02