ROTE NDAO, SINDONTT.COM – Seorang warga Desa Hundihuk, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Vina Nggili, mengaku mendapat tuduhan sebagai pencuri minyak dari seseorang yang mengaku sebagai anggota Satuan Tugas (Satgas) Tata Kelola Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dibentuk Bupati Rote Ndao
Tuduhan tersebut, menurut Vina, disampaikan melalui pesan suara WhatsApp, setelah sebelumnya orang tersebut berusaha menghubunginya melalui telepon
Kepada wartawan, Vina mengaku baru mendengarkan pesan suara itu pada pagi hari karena panggilan telepon yang masuk pada malam sebelumnya tidak sempat dijawab
Dalam pesan suara tersebut, orang yang mengaku sebagai anggota Satgas BBM itu menuding Vina membuat unggahan yang dianggap aneh dan menyalahkan Bupati Rote Ndao, Bahkan, Vina mengaku dituduh sebagai pencuri minyak
“Saya di tuduh, posting aneh-aneh, kasi salah pak Bupati, pencuri minyak, kenapa Beta di tuduh begitu?,” ujar Vina Kepada wartawan, Jumat (30/10/2026) sore
Hanya Menyampaikan Keluhan Masyarakat
Vina membantah tuduhan tersebut. Ia menjelaskan, dirinya tidak pernah membuat unggahan di media sosial untuk menyalahkan Bupati. Ia hanya mengirim pesan pribadi kepada Junus Mandala, yang selama ini kerap membantu untuk menyampaikan keluhan masyarakat soal Minyak
Dalam pesan tersebut, Vina menyampaikan bahwa tanaman bawang di kebunnya mati karena kesulitan mendapatkan BBM. Kondisi itu membuatnya tidak bisa beraktivitas seperti biasa, sementara dirinya juga tidak memiliki kendaraan untuk mengantre minyak di SPBU.
“Saya hanya menyampaikan keluhan supaya bisa mendapat perhatian. Saya tidak pernah membuat postingan aneh-aneh atau menyalahkan Bupati. Saya juga bukan pencuri minyak,” ungkap Vina.
Ia mengaku sangat kecewa karena maksudnya menyampaikan persoalan yang dialami masyarakat justru berujung pada tuduhan yang menurutnya tidak benar
Berencana Laporkan ke Polisi
Vina juga mengungkapkan bahwa orang yang mengirim pesan suara tersebut sempat menyebutkan namanya dan meminta agar nama itu dicatat. Namun, Vina mengaku tidak mengenal orang tersebut.
Ia mengatakan sempat mencoba menghubungi kembali nomor yang bersangkutan untuk meminta penjelasan, tetapi panggilan teleponnya tidak direspons. Hingga saat memberikan keterangan kepada wartawan, orang tersebut juga belum kembali menghubunginya.
Atas kejadian itu, Vina menyatakan berencana membawa rekaman pesan suara WhatsApp tersebut ke pihak kepolisian untuk meminta penjelasan dan menindaklanjuti persoalan yang dialaminya.
“Saya sangat kecewa dengan satgas BBM, Saya menyampaikan keluhan agar dibantu, tetapi justru dituduh sebagai pencuri minyak Karena itu, saya berencana membawa rekaman pesan suara ini ke polisi,” ujarnya
Susunan Satuan tugas pengawasan dan Operasi jenis Bahan Bakar Minyak tertentu dan jenis bahan bakar minyak Khusus penugasan di Kabupaten Rote Ndao tahun 2026 yakni
1. penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao sebagai Penanggung jawab
2. Asisten Pemerintahan dan Kesra sebagai Ketua I
3. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ketua II
4. Asisten Administrasi umum Ketua III
5. Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan sebagai Sekretaris I
6. Kepala Bagian Perekonomian dan SDA sebagai Sekretaris II
7. Staf Ahli Bupati Bidang pemerintahan, hukum dan Politik sebagai Anggota
8. Staf Ahli Bupati bidang pembangunan ekonomi dan keuangan sebagai anggota
9. Staf Ahli Bupati bidang kemasyarakatan dan SDM sebagai Anggota
10. kasat Reskrim Polres Rote Ndao sebagai Anggota
11. Kasat Pol PP sebagai Anggota
12. Kepala Bagian Hukum Setda Rote Ndao sebagai anggota
13. PLT Inspektorat Daerah sebagai anggota
14. Kepala Dinas Penanaman Modal dan pelayanan terpadu Satu pIntu sebagai Anggota
15. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan sebagai Anggota
16. PLT kepala Dinas Perikanan sebagai Anggota
17. Kepala Samsat Kabupaten Rote Ndao
18. Kepala Syahbandar Kabupaten Rote Ndao
19. Tim media DPD SMSI Rote Ndao (**)

















