Direktur utama PT Sasando Lambat Pengadaan Bahan Material ke Lokasi Proyek SD Eahun, Para Pekerja Dirugikan

Avatar photo

Wednesday, 25 August 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Simson Polin selaku direktur utama PT Sasando bertanggung jawab atas pengadaan bahan material untuk Pekerjaan pembangunan sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Rote Ndao yang dikerjakan oleh PT Dua Sekawan dengan pagu anggaran sebesar Rp. 38.159. 138.000 yang bersumber dari APBN Melalui Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan tahun Anggaran 2021

Salah satunya Pekerjaan Pembangunan SD Eahun Kecamatan Rote Timur, Simson Polin melakukan pengadaan Bahan Material, namun saat ini para pekerja di Proyek itu lagi Nganggur dan meminta di pulangkan kembali ke pulau Jawa, Lantaran adanya keterlambatan pengadaan Bahan Material ke lokasi proyek

Mas Tider selaku Kepala Tukang Saat di temui Sindo-NTT.id Rabu (25/08//2021) mengisahkan pekerjaan di SD Inpres Eahun ini terdiri dari tiga gedung ruagan dan satu lapangan olahraga dan gapura, dan tempat penampungan air, Terkait dengan aktifitas pekerjaan saat ini masih menunggu bahan material,

“untuk pembayaran upah minggu kemarin sudah tapi dapatnya sedikit sisanya itu masih pinjaman-pinjaman  di orang lokal dan minggu ini belum di bayar, katanya dua minggu baru di bayar, anak-anak menunggu karena material terlambat jadi tidak ada lembur-lembur rencana nya mau pulang saja”, ungkap Mas Tider

 

Menurut Mas Tider sesuai kesepakatan setiap dua minggu itu upah Kerja sebesar Rp 2 juta untuk tukang dan untuk buruh Rp 1.800.00

“awalnya per dua minggu lembur full  ,per dua minggu nya itu per orang ada yang dua juta Rupiah itu untuk tukang  ada yang satu juta lapan ratus Rupiah itu untuk buruh, Kalau tidak lembur ada yang satu juta rupiah, ada yang sembilan ratus rupiah per dua Minggu,  saat ini kita sudah rugi besar karena untuk sementara tidak ada aktifitas karena menunggu material”, tegasnya

Baca Juga:  Rakor Percepatan Penurunan Stunting 2025, Wakil Bupati Ajak Bersatu, Bergerak dengan Strategi Tepat

Lanjut Mas Tider material yang  ditunggu itu pasir, teripleks, kawat, dan untuk batu batanya masih menunggu dari kupang

“Jadi kalau kita cuman menunggu kita rugi sendiri dan kalau kita tidak masak sendiri kita minus, contoh nya di lelilo itu pada pulang semua karena meleset perjanjian kalau di lelilo itu lembur nya ful kalau kita di sini tidak lembur ful jadi mau pulang juga tidak bisa, awalnya dua minggu itu harus di bayar jadi belum tau minggu ini bagaimana, kita di sampaikan perwakilan dari  bos sana katanya di suruh lembur tetapi di sampaikan lagi bahwa jangan lembur dulu, istri dan anak ada menunggu kiriman dari kita Karena awalnya itu disampaikan kerja satu hari dapat nya dua hari karena dengan lembur kalo begini material tidak ada hitungan nya bagaimana  jadi kita disini seperti  ayam tanpa induk”, pungkas  Tider

Mas Tider Mengakui kalau Direktur Utama PT Sasando Simson Polin yang bertanggung jawab atas pengadaan Bahan Material ke Lokasi Pekerjaan SD Eahun Kecamatan Rote Timur

“Bos Sasando yang pengadaan Pasir, Semen, Tripleks, dan batu dan pekerjaannya baru Fondasi”, ujarnya

Sementara itu secara terpisah salah seorang pekerja di SD Eahun  Mas Kombet berharapkan material lancar dan keuanagan nya juga lancar

“kalau kayak gini kita dapat nya cuman beli rokok Saja”, ungkpanya

Direktur utama PT Sasando Simson Polin ketika dihubungi via pesan WhatsApp, Rabu (25/08/2021) sekitar pukul 17.00 wita mengatakan keterlambatan pengadaan bahan material ke lokasi SD Eahun itu kemungkinan masalah jarak, dikarenakan bahan material hampir semua pengadaannya dari Kupang

“Mungkin jarak juga, soalnya material hampir semua dari Kupang”, tandasnya,

Baca Juga:  Bacaleg DPR RI Djainudin Berkomitmen Berjuang untuk Sejahterakan Rakyat "Bangun Tempat Ibadah"

Pekerjaan pembangunan SD Negeri Eahun ini termasuk dalam paket Pekerjaan 18 Sekolah  Dasar di Kabupaten Rote Ndao yang dikerjakan oleh PT Dua Sekawan, (Ito)

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terbaru