SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Terkait terjadinya Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Rote Ndao didguga atas ulah oknum yang menimbun BBM, Pimpinan DPRD Rote Ndao meminta Aparat Penegak Hukum dalam ini Polres Rote Ndao untuk segera mengusut Tuntas para penimbun BBM
“Terkait Kelanggaan BBM di Rote dan adanya dugaan Mafia BBM di Rote, saya minta penegak hukum (Polres Rote Ndao) mengusut tuntas,”
Permintaan tegas itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Rote Ndao Paulus Henuk, SH ketika dihubungi Sindo-NTT.id, Rabu (25/09/2021)
Wakil DPRD dari Fraksi Partai Perindo itu meminta Polres Rote segera mengecek gudang-gudang Pengelola Bahan Bakar Minyak dan Pengecer yang diduga menimbun BBM, dikarenakan tindakan itu sangat menyusahkan Masyarakat Kabupaten Rote Ndao
“Gudang-gudang pengelola BBM harus dicek termasuk Pengecer-pengecer yang diduga menimbun BBM, hal ini sangat menyusah kan masyarakat”, tegas Paul Henuk
Selain meminta dituntaskan Masalah Kelanggkaa BBM bersubsidi tersebut, Wakil Ketua DPRD Paulus Henuk meminta Polres Rote Ndao segera tuntaskan juga masalah Kelanggkaan Pupuk yang selama ini dimainkan oleh para mafia
“Demikian masalah pupuk di Rote Ndao harus juga diusut tuntas oleh penegak hukum karena ini adalah barang-barang bersubsidi”, Ujar Paulus
Seperti diberitakan sebelumnya, Dalam rangka mencegah Penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berakiat terjadinya kelangkaan BBM, Satuan Reskrim Unit Tindak Pidana tertentu (tipidter) polres Rote Ndao mendatangi sejumlah Kios Penjual Bensin di Seputaran Kota Baa untuk mengecek harga Penjualan BBM Jenis Premium (Bensin)
Demikian dikatakan Kasat Reskrim Polres Rote Ndao IPTU Yames Jems Mbau, S.Sos kepada Sindo-NTT.id Jumat, 24 September 2021
Menurut IPTU Yames Mbau pada hari ini jumat,( 24/09/2021) sekitar pukul 17.35 wita unit tipidter sat reskrim Polres Rote Ndao melakukan pemantauan dan pengecekan penjualan BBM jenis bensin di Penjual eceren di seputaran kota Ba’a,
“di dapati penjualan bensin terisi setegah botol yang di jual seharga Rp.10.000 perbotol oleh kios kurnia Putra dengan pemilik kios Yohana Manafe, ketika dilakukan pengecekan pada tempat penampungan di dapati 13 drum kosong,” ujar Yames
Lanjut Yames Mbau, anggota Unit tipidter satuan Reskrim Polres Rote Ndao meminta kepada semua penjual BBM eceran, agar penjaulan sesuai Ketentuan yang ditetapkan oleh Pemeritah Daerah Kabupten Rote Ndao
“Diminta tidak lakukan penimbunan yang dapat berakibat terjadinya kelangkaan BBM.” Tegas Yames. (Nasa)






