Pemilik Kebun Rumput Odot Kecewa, Kadis Peternakan Tak Bayar Upah Pekerja

Avatar photo

Wednesday, 30 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Marten Dami salah satu pemilik kebun Rumput Odot di Desa Meoain kecamatan Rote Barat Daya mengakui kalau dirinya sangat kecewa dengan tindakan kepala Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao Hermanus Haning,

Marten Dami menceritakan kalau pada tahun 2020, dirinya bersama dua puluhan warga Desa Meoain menanam sekitar 17 ribu bibit rumput odot di kebun miliknya

Penanaman bibit rumput odot tersebut atas persetujuan Kepala Dinas Peternakan Hermanus Haning

“Kami tanam bibit rumput odot sekitar 4 hari, dan kami hanya di berikan upah satu orang sekitar Rp, 25 ribu sementara yang bagian pagar ini kebun hingga saat ini belum terima, ini tentunya kami sangat kecewa,” Kata Marten Dami ketika ditemui wartawan dikediaman di Desa Meoain, Rabu (30/10/2024)

Selain itu, dikatakan Marten Dami, usai menanam Rumput, Kepala Dinas Hermanus berjanji memberikan bantuan kelompok sapi, namun sepertinya janji itu tak direalisasikan dari tahun 2020 hingga sekarang

“Herman Haning janji berikan bantuan sapi juga, tapi tidak ada hingga sekarang,” Ujar Marthen Dami

Marten Dami mengakui kalau dirinya didesak para pekerja kebun, menuduh dirinya sudah mengambil biaya upah kerja dan bantuan sapi dari dinas peternakan,

“Terkait hal ini saya sudah dua kali ketemu pak Herman Haning, dan beliau bilang nanti, dia berikan bantuan sapi dan bayarkan upah pekerja kebun, tapi belum juga,” tegas Marten Dami (Nasa)

Baca Juga:  Sesuai MOU Korupsi, kemungkinan Mantan Kades Daudolu tidak bisa di tindak secara pidana

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terbaru

Dunia

20 Hotel Baru Terbaik Dunia, Satu Ada di Rote Ndao

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:02