SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Marten Dami salah satu pemilik kebun Rumput Odot di Desa Meoain kecamatan Rote Barat Daya mengakui kalau dirinya sangat kecewa dengan tindakan kepala Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao Hermanus Haning,
Marten Dami menceritakan kalau pada tahun 2020, dirinya bersama dua puluhan warga Desa Meoain menanam sekitar 17 ribu bibit rumput odot di kebun miliknya
Penanaman bibit rumput odot tersebut atas persetujuan Kepala Dinas Peternakan Hermanus Haning
“Kami tanam bibit rumput odot sekitar 4 hari, dan kami hanya di berikan upah satu orang sekitar Rp, 25 ribu sementara yang bagian pagar ini kebun hingga saat ini belum terima, ini tentunya kami sangat kecewa,” Kata Marten Dami ketika ditemui wartawan dikediaman di Desa Meoain, Rabu (30/10/2024)
Selain itu, dikatakan Marten Dami, usai menanam Rumput, Kepala Dinas Hermanus berjanji memberikan bantuan kelompok sapi, namun sepertinya janji itu tak direalisasikan dari tahun 2020 hingga sekarang
“Herman Haning janji berikan bantuan sapi juga, tapi tidak ada hingga sekarang,” Ujar Marthen Dami
Marten Dami mengakui kalau dirinya didesak para pekerja kebun, menuduh dirinya sudah mengambil biaya upah kerja dan bantuan sapi dari dinas peternakan,
“Terkait hal ini saya sudah dua kali ketemu pak Herman Haning, dan beliau bilang nanti, dia berikan bantuan sapi dan bayarkan upah pekerja kebun, tapi belum juga,” tegas Marten Dami (Nasa)











