kades Sanggandolu mendekam di Ruang Tahanan Polres Rote Ndao, Terancam Penjara 5 Tahun Lebih, Tiga Pelaku Penggeroyokan masih dicari

Avatar photo

Friday, 15 March 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Salah satu Oknum Kepala Desa (kades) Di Kabupaten Rote Ndao mendekam di ruang tahanan Polres Rote Ndao sebagai tersangka Kasus Pengeroyokan

Penahanan kades itu sesuai penyidikan, telah ditemukan bukti permulaan yang cukup atas kasus pengeroyokan berdasarkan laporan di Mapolsek Rote Barat Daya sesuai Laporan Polisi Nomor : LP / B / 15 / III / 2024 / SPKT / POLSEK ROTE BARAT DAYA / POLRES ROTE NDAO / POLDA NUSA TENGGARA TIMUR, tanggal 12 Maret 2024

Tindakan Kepala Desa Sanggandolu “SH” alias Samuel melanggar pasal 170 ayat (1) KUHP dengan ancaman Pidana Penjara selama 5 tahun 6 bulan

Kades Sanggandolu bersama tiga orang rekannya diduga kuat keroyok seorang korban bernama Thofilus Adu pada hari Selasa tanggal 12 Maret 2024 sekitar pukul 15.30 WITA di Dusun Dasioen, Desa Sanggandolu, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao

Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono ketika dihubung melalui Kasi Humas Anama Nurcahyo, S.IP, Jumat (15/03/2023) mengakui kalau sesuai hasil penyidikan ada 4(empat) orang tersangka, namun 3(tiga) orang lainnya masih dalam penyidikan

“Ditahan selama 20 hari kedepan, terhitung hari ini, Untuk 3 (tiga) tersangka lainnya masih dalam pendalaman guna mencari identitas masing-masing pelaku,” Ungkap Anam

Dijelaskan AIPTU Anam terjadi Kasus Pengeroyokan itu berawa saat korban yang bersama dengan keluarga besar lainnya dari Desa Balaoli kecamatan Laoholu berada di Desa Sanggandolu untuk mengantar anak perempuan mereka yang baru menikah pada tanggal 8 maret 2024.

“Saat dilaksanakannya ibadah syukur, korban yang hendak buang air kecil tiba-tiba ada salah satu kepala dusun yang diketahui bermarga Tulle, namun nama depannya korban tidak tahu kemudian memanggil korban untuk bersama minum minuman keras tradisional jenis Sopi, kemudian ada salah satu orang diantaranya bertanya kepada korban dengan mengatakan “bapa kira-kira dari dengka dong ketong su bisa maen dong ko..?” lalu korban menanggapi orang tersebut dengan membalas dan mengatakan “ketong dari dengaka semua, ketong besaudara semua” kemudian korban berlalu dan kembali mengikuti ibadah,” Ujarnya

Kemudian korban mendengar bahwa kepala desa Sanggandolu memberikan nasehat kepada kedua mempelai dan kemudian mendengar ada ada salah seorang yang meminta untuk diputarkan lagu ti dengan lole ba’a untuk kebalai bersama, usai kebalai kemudian korban dan keluarga lainnya pamit pulang dan saat hendak pulang korban melihat ada salah satu korban yang bernama Demsy Tasi yang kena pukul dari orang tak dikenal, kemudian beberapa orang mencari dan mengejar pelaku namun sudah melarikan diri,karena kejadian itu korban kembali masuk ke dalam tenda syukuran dan menanyakan kepada warga lainnya dengan mengatakan “kenapa besong pukul bapa Demsy Tasi..?” namun tiba-tiba korban juga melihat korban pemukulan lainnya yaitu Abednego Mesak Mbaen dan kemudian korban lari keluar tenda menuju sepeda motor miliknya, namun para pelaku mengejar korban dan menganiaya korban hingga korban mengalami luka pada bagian kepala dan bahu sebelah kiri,” Tandas Anam (Nasa)

 

Baca Juga: KWH Meter Tak Kunjung Diterima, Solfret dan Noldi Tipu Warga Mundek Jutaan Rupiah
Baca Juga: SPBU Metina Disorot, Polres Rote Ndao Pastikan Penyaluran Solar Sesuai Ketentuan
Baca Juga: Kasus Pengadaan Bibit Bawang Merah Busuk, Kades Dolasi Persalahkan Sekdes

Berita Terkait

Di Tengah Isak Tangis Keluarga, Kapolres Rote Ndao Kawal Jenazah Korban Penembakan di Papua
Polres Rote Ndao Ungkap Kronologi Penanganan Kerang Lola, Tanpa Dokumen Perizinan
SPBU Metina Disorot, Polres Rote Ndao Pastikan Penyaluran Solar Sesuai Ketentuan
Dorong Wartawan Hingga Terjatuh, Dua Orang ASN Dinas Pendidikan di Polisikan
Tetapkan Tersangka, Polres Rote Ndao Proses Restitusi, Kasus Persetubuhan Anak di Rote Timur
Kasus Pengrusakan Gerbang DPRD Terus Bergulir, Polres Rote Ndao Dalami Bukti
Klarifikasi : Sekretaris DPRD Sudah di Periksa Polres Rote Ndao, Lanjut Pemeriksaan Saksi
Sudah Empat Bulan, Sekretaris DPRD Belum Menghadap Panggil Polres Rote Ndao
Tag :

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 18:47

Di Tengah Isak Tangis Keluarga, Kapolres Rote Ndao Kawal Jenazah Korban Penembakan di Papua

Tuesday, 8 September 2026 - 17:19

Polres Rote Ndao Ungkap Kronologi Penanganan Kerang Lola, Tanpa Dokumen Perizinan

Monday, 7 September 2026 - 17:44

SPBU Metina Disorot, Polres Rote Ndao Pastikan Penyaluran Solar Sesuai Ketentuan

Monday, 31 August 2026 - 13:18

Dorong Wartawan Hingga Terjatuh, Dua Orang ASN Dinas Pendidikan di Polisikan

Thursday, 27 August 2026 - 10:45

Tetapkan Tersangka, Polres Rote Ndao Proses Restitusi, Kasus Persetubuhan Anak di Rote Timur

Wednesday, 19 August 2026 - 19:15

Kasus Pengrusakan Gerbang DPRD Terus Bergulir, Polres Rote Ndao Dalami Bukti

Tuesday, 18 August 2026 - 18:46

Klarifikasi : Sekretaris DPRD Sudah di Periksa Polres Rote Ndao, Lanjut Pemeriksaan Saksi

Tuesday, 18 August 2026 - 14:52

Sudah Empat Bulan, Sekretaris DPRD Belum Menghadap Panggil Polres Rote Ndao

Berita Terbaru