Pasca Mus Frans Ditahan Polisi, Mersi Tite Ajak Warga Bo’a Jenguk

Avatar photo

Sunday, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anderias Balu

Foto : Anderias Balu

SINDONTT.COM – ROTE NDAO – Pasca Mantan anggota DPRD Rote Ndao Erasmus Frans Mandato alias Mus Frans resmi ditahan oleh Polres Rote Ndao, salah satu tokoh masyarakat Desa Bo’a, Anderias Balu mengaku diajak oleh Anggota DPRD aktif, Mersianus Tite untuk pergi menjenguk

Anderias Balu mengatakan kunjungannya ke Polres Rote Ndao murni sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap Mus Frans, yang masih dianggap sebagai bagian dari keluarga besar

“Pak Mus tidak terlepas dari kita, dia ada ditahan, jadi kami hanya ingin menjenguk. Tidak ada tujuan lain,” kata Anderias Kepada wartawan, Minggu (7/9/2025).

Dikatakan Anderias ajakan untuk menjenguk Mus Frans datang dari anggota DPRD Rote Ndao, Mersi Tite,

Kepada wartawan Anderias Balu mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan penahanan terhadap Mus Frans sebagai tersangka

“Dia (Mersi) datang bilang Pak Mus ditahan. Tapi kita tidak tahu ditahan karena apa. Katanya, coba kita pergi jenguk saja,” jelasnya.

“Sebelum sampai Polres, Kami dari Bo’a sini kumpul di pak Papi Adu, mantan kepala Desa Oehandi, dari Bo’a kami ada tujuh atau delapan orang,” ungkap Anderias

Rombongan warga Bo’a tersebut sempat menunggu Kapolres hingga sore hari, namun tidak berhasil bertemu

“Kita tunggu Pak Kapolres sampai sore, tapi itu urusan orang pintar jadi kita tidak tau lagi,” ujar Anderias

Perlu diketahui saat ini Erasmus Frans Mandato ditahan di Polres Rote Ndao sebagai tersangka penyebaran Berita bohong (ITE) atas laporan Samsul Bahri selaku penerima Kuasa PT. Bo’a Development (tim/nasa)

Baca Juga:  Terdakwa Kasus Pembunuhan di Rote Ndao di Vonis 13 Tahun Penjara, inilah hal meringankan

Berita Terkait

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Wednesday, 7 October 2026 - 21:49

Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terbaru