PT. Bo’a Development Hormati Keputusan Proses Hukum Tersangka Mus Frans di Polres Rote Ndao

Avatar photo

Saturday, 13 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Polres Rote Ndao memutuskan memberikan Penangguhan Penahanan kepada tersangka Erasmus Frans Mandato alias Mus Frans yang di tahan di ruang tahanan Polres Rote Ndao beberapa waktu lalu

Mus Frans ditahan sebagai tersangka penyebaran Berita Bohong yang dilaporkan oleh PT Bo’a Development

Samsul Bahri selaku kuasa pelapor dari PT Bo’a Development kepada wartawan, Sabtu (13/9/20259 mengatakan pihak PT. Bo’a Development berkomitmen untuk menjunjung tinggi hukum dan menghormati seluruh proses yang berlaku

“Pada intinya, keputusan penahanan maupun penangguhan bukan merupakan kewenangan kami,” kata Samsul Bahri

Menurutnya, perusahaan PT. Bo’a Development selaku pelapor berharap penegakan hukum dapat dilaksanakan dengan adil, transparan, dan profesional, tanpa adanya intervensi ataupun tekanan dari pihak manapun

“tentu berharap agar proses hukum dijalankan sesuai aturan tanpa dipengaruhi tekanan dari kelompok tertentu,” ucapnya

Samsul Bahri mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan informasi yang tidak faktual

“Kami harap masyarakat juga bisa menyeleksi informasi yang faktual secara cermat dan tidak mudah termakan provokasi,” ujarnya

Penangguhan Penahanan adalah upaya mengeluarkan tersangka dari ruang tahanan sebelum masa penahanannya selesai

penahanan ini terdapat pada KUHAP Pasal 31 ayat (1) yang menyatakan, “Berdasarkan permintaan tersangka atau terdakwa, penyidik, penuntut umum, atau hakim sesuai kewenangannya masing-masing dapat melakukan penangguhan penahanan berdasarkan syarat-syarat yang telah ditetapkan (tim/nasa)

Baca Juga:  CV. Molidadi diduga Pengadaan Material Tidak Sesuai Spek, untuk Pekerjaan Proyek irigasi Senilai Rp 1, 4 Miliar di Rote Timur

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Wednesday, 7 October 2026 - 21:49

Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terbaru

Dunia

20 Hotel Baru Terbaik Dunia, Satu Ada di Rote Ndao

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:02