Dituding Posting Aneh-aneh, Salahkan Bupati, Di Polisi, Vina Tegaskan Tidak Pernah

Avatar photo

Tuesday, 3 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Petson S. Hangge, S.Sos

Foto : Petson S. Hangge, S.Sos

ROTE NDAO, SINDONTT.COM – Adolfina A. Ngili alias Vina Ngili membantah tuduhan bahwa dirinya membuat postingan aneh-aneh di media sosial untuk menyalahkan Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, terkait persoalan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Bantahan tersebut disampaikan Vina saat menjalani pemeriksaan di Polres Rote Ndao sebagai saksi korban atas laporan terhadap salah satu oknum anggota Satuan Tugas (Satgas) Tata Kelola BBM

Laporan itu tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Polres Rote Ndao Nomor LP/B/255/XI/2026/SPKT/Polres Rote Ndao/Polda Nusa Tenggara Timur, tertanggal 1 November 2026, pukul 20.58 WITA.

Dalam laporan tersebut, terlapor Jekson diduga menuding Vina, warga Desa Hundihuk, Kecamatan Rote Barat Laut, menyalahkan Bupati Rote Ndao melalui postingan aneh-aneh terkait persoalan kelangkaan BBM.

Tegaskan Tidak Pernah Posting tentang Bupati

Kepada wartawan, Selasa (3/11/2026), Vina mengungkapkan bahwa dalam Berita Acara pemeriksaan (BAP) di Polres Rote Ndao, penyidik menanyakan apakah dirinya pernah membuat postingan aneh-aneh tentang Bupati Rote Ndao

Vina mengaku telah menjawab dengan tegas bahwa dirinya tidak pernah membuat postingan sebagaimana yang dituduhkan oknum Satgas BBM yang mengaku bernama Jekson

“Ya, saya bilang tidak pernah posting aneh-aneh tentang Bupati,” ujar Vina

Selain membantah tuduhan tersebut, Vina juga menjelaskan kepada penyidik mengenai pesan suara melalui aplikasi WhatsApp yang dikirimkan oleh terlapor Jekson

Dalam pesan suara itu, terdapat tuduhan bahwa dirinya mencuri minyak. Vina menilai tuduhan tersebut sebagai fitnah yang sangat menyakitkan

“Fitnah dan tuduhan yang sangat menyakitkan. Karena semiskinnya saya, tidak pernah mencuri untuk keluarga saya. Puji Tuhan, biar kita petani dilihat sangat sederhana, tetapi kita selalu merasa cukup karena Tuhan,” ungkapnya.

Isi Pesan Suara yang Dipersoalkan

Baca Juga:  Dinas Perikanan Salurkan Bantuan tanpa Imbalan, Nelayan Tidak Pernah Jual Perahu

Dalam rekaman pesan suara yang menjadi bagian dari laporan tersebut, terdengar seseorang yang memperkenalkan diri sebagai Jekson, anggota Satgas BBM

Dalam pesan itu, Jekson menyinggung persoalan BBM di kampung, aturan bagi petani dan nelayan, serta kewenangan Bupati dalam pengelolaan BBM.

Ia juga mempertanyakan unggahan yang dianggap seolah-olah menyalahkan Bupati Rote Ndao.

Bahkan, dalam rekaman tersebut terdengar pernyataan yang menyinggung kemungkinan Vina mencuri minyak

Pesan suara itu kemudian menjadi salah satu persoalan yang dipersoalkan Vina hingga dilaporkan ke Polres Rote Ndao.

Ketua Satgas BBM Sebut Akan Evaluasi

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda Rote Ndao, Petson S. Hangge, S.Sos., selaku Ketua Satgas Tata Kelola BBM, sebelumnya telah menanggapi laporan terhadap salah satu anggota Satgas bernama Jekson.

Petson mengatakan, apabila benar terdapat tindakan atau ucapan anggota Satgas yang tidak mencerminkan etika, kesantunan, dan profesionalitas, maka hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi.

“Jika memang terdapat tindakan atau ucapan yang tidak mencerminkan etika, kesantunan dan profesionalitas seorang anggota Satgas, maka hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi,” ujar Petson kepada wartawan, Senin (2/11/2026).

Belum Terima Salinan Rekaman

Meski demikian, Petson mengaku belum menerima salinan atau kopian rekaman yang menjadi dasar persoalan tersebut.

Karena itu, ia belum dapat memberikan tanggapan lebih jauh mengenai dugaan tindakan salah satu anggota Satgas BBM tersebut.

Menurut Petson, pihaknya perlu melihat dan mendengarkan rekaman dimaksud serta meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Langkah itu dinilai penting agar Satgas dapat mengambil sikap secara objektif dan proporsional sebelum menentukan langkah evaluasi terhadap anggotanya (**)

Berita Terkait

Satgas BBM Rote Ndao tidak Memiliki Kewenangan Penegakan Hukum
Tindakan Anggota Satgas BBM Dilaporkan Ke Polisi, Jadi Bahan Evaluasi
Kapolres Eko Irawan : Satgas BBM Rote Ndao Tidak Ada Korelasinya
Memanas, Oknum Satgas BBM di Laporkan Ke Polres Rote Ndao, Gara-gara Kejahatan ini
Dinilai Tak Beretika, Warga Sangat Kecewa Dengan Sikap Satgas BBM, Sekda No Coment
Oknum Satgas BBM Diduga Tuduh Warga Desa Hundihuk Pencuri Minyak
Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Berita Terkait

Tuesday, 3 November 2026 - 22:54

Dituding Posting Aneh-aneh, Salahkan Bupati, Di Polisi, Vina Tegaskan Tidak Pernah

Tuesday, 3 November 2026 - 12:28

Satgas BBM Rote Ndao tidak Memiliki Kewenangan Penegakan Hukum

Tuesday, 3 November 2026 - 00:14

Tindakan Anggota Satgas BBM Dilaporkan Ke Polisi, Jadi Bahan Evaluasi

Monday, 2 November 2026 - 18:58

Kapolres Eko Irawan : Satgas BBM Rote Ndao Tidak Ada Korelasinya

Monday, 2 November 2026 - 11:13

Memanas, Oknum Satgas BBM di Laporkan Ke Polres Rote Ndao, Gara-gara Kejahatan ini

Saturday, 31 October 2026 - 09:25

Dinilai Tak Beretika, Warga Sangat Kecewa Dengan Sikap Satgas BBM, Sekda No Coment

Friday, 30 October 2026 - 18:04

Oknum Satgas BBM Diduga Tuduh Warga Desa Hundihuk Pencuri Minyak

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Berita Terbaru