Kinerja Lurah Mokdale Di Rote Ndao Disoroti, “Tidak Sesuai Prosedur”

Avatar photo

Saturday, 11 June 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Anderias Boik, SE selaku Lurah di Wilayah Pemerintahan Kelurahan Mokdale Kecamatan Lobalain, dalam melaksanakan Tugas pemerintahan dan Pelayanan Kemasyarakatan di Wilayah Pemerintahan kelurahan tersebut mendapat Soroton dari masyarakatnya Sendiri, Lurah Mokdale dinilai bekerja tidak sesuai dengan prosedur sebagai seorang Kepala Pemerintahan di tingkat kelurahan tersebut

Demikian hal itu dikatakan Sarlens Panie ketika Ditemui dikediamannya di RT 10/ RW 03 lingkungan Tuabolok Kelurahan Mokdale, Jumat (10/06/2022)

Sarlens Panie mengatakan awalnya Lurah Mokdale meminta Dokumen Negara berupa sertifikat Tanah miliknya hanya via telepon, meminta dirinya mengirim foto Dokumen Negera tersebut lewat pesan WhatsApp, dengan alasan kalau itu atas permintaan dari Badan Pertanahan Kabupaten Rote Ndao

“ini lurah hanya telepon saja minta dikirim Sertifkat Tanah Sawah yang berlokasi di Kompleks Persawahan Mokdale di RT 014/ RW 004, katanya Pertanahan mau cek semua sawah di Sana sudah ada sertifikat atau tidak dan saya sudah kirim foto sertifikat ke ini Lurah,” katanya

lanjut Sarlens Panie, setelah itu dirinya mengecek salah satu saudaranya yang memiliki sawah di lokasi itu untuk memastikan apa tujuan dari lurah meminta sertifikat tanah sawah miliknya hanya lewat telepon saja, dan di dapatkan informasi kalau dari semua pemilik sawah yang ada di lokasi itu hanya di minta sertifikat Tanah Sawah miliknya sendiri sedangakan yang lainnya tidak diminta

Dengan Demikian Sarlens panie mulai menduga kalau lurah Mokdale Anderias Boik meminta sertifikat Tanah Sawah miliknya itu untuk digunakan dalam urusan kepentingan pribadi lurah bukan atas permintaam dari kantor Pertanahan Kabupaten Rote Ndao

“lurah minta ini sertifikat untuk urusan yang menguntungkan pribadinya, kalau dari pertanahan yang minta pasti ada surat resmi dikirim kepada lurah, baru lurah bersurat ke saya untuk minta, itu prosedur yang benar, bukan hanya via telepon saja, kinerja seorang lurah ko begini, tidak sesuai prosedur,” Ujar Panie

Foto : Sarlens Panie

 

Sarlens Panie berharap sertifikat yang terlanjur di Kirim kepada Lurah Mokdale lewat Pasan WhatsApp itu jangan disalah gunakan

“saya terlanjur Kirim, berharap jangan disalah gunakan, saya akan lapor lurah kalau dikemudian hari sertifikat itu disalah gunakan oleh orang lain,” tegas Sarlens Panie

Lurah Mokdale Anderias Boik, SE ketika dihubungi pada hari Sabtu, (11/06/2022) mengakui kalau dirinya pernah menghubungi Warganya bernama Sarlens Panie untuk mengecek nomor dan Tahun Penerbitan sertifikat tersebut dikarenakan ada program perbaharui sertifikat dari Kantor Pertanahan Kabupaten Rote Ndao yang penerbitannya mulai tahun 2004 ke bawa

“Itu sertifikat baru jadi tidak bisa di Perbaharui lagi, Tolong bilang ke om mat saya minta suruh cek sertifikat lama atau baru untuk semua masyarakat kelurahan karena dari pertanahan ada minta mau sertifikat ulang atau perbaharui sertifikat yang lama karena tidak terdaftar di aplikasi cuma itu sa, minta sertifikat punya nomor dan dan tahun penerbitan, Cek penerbitan tahun berapa karena dari pertanahan ada program ptsl untuk perbaharui sertifikat yang lama ternyata tidak,” Kata Anderias Via Pesan WhatsApp, (Nasa)

Baca Juga: Kajari Rote Ndao Berkeinginan Cepat Tuntaskan Penaganan Kasus Covid-19
Baca Juga: PPK Langkahi Perintah Kontrak, diduga Terjadi Korupsi pada Proyek DAK Sebesar Rp 5,8 Miliar
Baca Juga: Kontraktor Pengadaan Bibit Anakan Babi Tidak Bagus Untuk Pokir DPRD Rote Ndao

Berita Terkait

Gelar Perkara Rampung, Polda NTT Temukan Dugaan Tindak Pidana dalam Kasus dr. Icha
Bapenda Rote Ndao Keliru, Rumah Kos Sempat ‘Dipaksa’ Jadi Objek Pajak Hotel
Tanpa Aktivitas, Investasi Rp 700 Juta Lebih Mandek di PD Ita Esa Rote Ndao
Temuan BPK : Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Penginapan di Bapelitbangda dan Sekretariat DPRD Rote Ndao
BPK Temukan Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Di Rote Ndao Ratusan Juta, Ada Hotel Fiktif
Lapor Dugaan KDRT ke Polres Rote Ndao, IRT Mengaku kembali Alami Kekerasan
Sekretaris DPRD Dua Kali tidak Penuhi Panggilan Pemeriksaan Di Polres Rote Ndao, Ada Apa?
Kasus Mayat di Pantai, Polres Rote Ndao Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Berencana
Tag :

Berita Terkait

Friday, 24 July 2026 - 10:36

Gelar Perkara Rampung, Polda NTT Temukan Dugaan Tindak Pidana dalam Kasus dr. Icha

Sunday, 19 July 2026 - 20:17

Bapenda Rote Ndao Keliru, Rumah Kos Sempat ‘Dipaksa’ Jadi Objek Pajak Hotel

Saturday, 18 July 2026 - 22:25

Temuan BPK : Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Penginapan di Bapelitbangda dan Sekretariat DPRD Rote Ndao

Saturday, 18 July 2026 - 19:17

BPK Temukan Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Di Rote Ndao Ratusan Juta, Ada Hotel Fiktif

Wednesday, 15 July 2026 - 13:22

Lapor Dugaan KDRT ke Polres Rote Ndao, IRT Mengaku kembali Alami Kekerasan

Tuesday, 7 July 2026 - 13:40

Sekretaris DPRD Dua Kali tidak Penuhi Panggilan Pemeriksaan Di Polres Rote Ndao, Ada Apa?

Saturday, 20 June 2026 - 09:21

Kasus Mayat di Pantai, Polres Rote Ndao Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Berencana

Thursday, 18 June 2026 - 20:31

Polres Rote Ndao Gerebek Pelaku Penjualan Pertalite Ilegal, Modus Modifikasi Tangki

Berita Terbaru