SINDONTT.CO – ROTE NDAO
Pekerjaan Ruas Jalan Hotmix Nggefak Oenitas dengan pagu Anggaran Rp 13.5 Miliar dikerjakan asal jadi oleh penyedia Pelaksana (kontraktor) Cv. Prastika Karya dengan nama Kontraktor Tony Luis
Pekerjaan ruas jalan titik awal dari sebelah selatan Puskesmas Oelaba menuju Desa Oebela tersebut dikerjakan tidak sesuai mekanisme, tidak berkualitas, bahan material tidak sesuai spesifikasi teknis
“Ini kerja asal jadi, tidak sesuai spek, tidak berkualitas, manfatnya tidak dirasakan, kontraktor nikmati dana belasan miliar tapi fisik pekerjaan tidak bermanfaat, buktinya belum sampai 6 bulan disepanjang badan jalan mulai dari lutulae hingga oebela sudah rusak para, atau retak” Kata seorang pengguna Jalan di Desa Oebela yang enggan menyebutkan namanya kepada SINDONTT, Senin (29/05/2023)

Warga Desa Oebela tersbut mengaku dirinya sebagai pengguna jalan merasa dirugikan, negara rugi sekitar rp 13,5 miliar itu tujuannya masyarakat merasakan asas manfaat dari jalan yang bangun itu dalam jangka waktu yang cukup lama
“Ini negara rugi sekitar Rp 13,5 miliar itu dengan tujuan ini jalan asas manfaatnya bisa rasakan dalam jangka waktu yang cukup lama bukan hanya sekejap saja, ini anggap kasi untung Kontraktor Toni Luis,” Ujarnya

Dikatakan, adanya kerusakan lapen di sepanjang ruas jalan, ini sebagai bukti mulainya pekerjaan kurang pengawasan dari dinas Pekerjaan umum Kabupaten Rote Ndao,
“Ini kurang pengawasan dari dinas teknik, sehingga kontraktor pengadaan material tidak berkualitas atau tidak sesuai spek,” tegasnya
Ia berharap dinas teknis segera mengambil tindakan segera dikarenakan sepertinya masih dalam masa pemeliharaan
“Saya sebagai pengguna jalan menyesal dengan cara kerja kontraktor model begini, berharap dinas teknis segera ambil sikap, saat mulai kerja dari awal saja saya lihat kurang berkualitas,” tandasnya
Pekekerjaan proyek tersebut di kerjakan oleh CV. Prastika Karya dengan pagu anggaran Rp 13.510.097.000 dari Alokasi Khusus (DAK) Penugasan 2022 dan Proyek tersebut selesai dikerjakan pada bulan Desember 2022 dengan volume pekerjaan sekitar 5 km
Kontaraktor Pelaksan Toni Luis dihubungi berulang kali via ponsel genggemnya, namun hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi, demikian juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Rote Ndao belum berhasil dihubungi,(Nasa)






