Terdakwa Ilegal Logging Di Vonis Bebas, Jaksa di Rote Ndao Lalai Jalankan Perintah

Avatar photo

Saturday, 16 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Frengki Manu (42) sebagai Terdakwa Perusakan Kawasan Hutan Lindung Oana, dibebaskan Hakim pada Pengadilan Negeri Rote Ndao pada pembacaan putusan yang diucapkan disidang yang terbuka untuk umum, Kamis (14/11/2024)

Adimusa B. Zacharias, SH, ketua Ketua Lembaga Bantuan (LBH) Hukum Surya NTT perwakilan Rote Ndao Sebagai penasihat Hukum Terdakwa kepada wartawan, Sabtu (16/11/2024) mengatakan dalam pertimbangannya, Majelis hakim menilai bahwa Perbuatan terdakwa tidak memenuhi unsur pasal yang didakwakan oleh JPU kepada kliennya Frengki Manu, yaitu dakwaan alternatif pertama, alternatif kedua dan alternatif ketiga, yaitu Pasal 12 huruf C UU Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan yang diubah dengan UU nomor 6 tahun 2023 tentang Perppu Nomor 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja jo pasal 82 ayat 1 huruf c UU RI nomor 18 tahun 2013, pasal 12 huruf b UU Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan yang diubah dengan UU nomor 6 tahun 2023 tentang Perppu Nomor 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja jo pasal 82 ayat 1 huruf b UU RI nomor 18 tahun 2013, pasal 12 huruf e UU Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan yang diubah dengan UU nomor 6 tahun 2023 tentang Perppu Nomor 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja jo pasal 83 ayat 1 huruf b UU RI nomor 18 tahun 2013

dalam Undang-Undang dimaksud, mengatur tentang subjek delik yang dapat dipidana adalah orang perseorangan yang melakukan Perusakan dalam kawasan Hutan yang dilakukan secara terorganisasi yaitu dilakukan oleh 2 orang atau lebih secara bersama-sama secara dengan cara terorganisasi. Bahwa terdakwa Frengki Manu, secara mandiri dan sendirian melakukan penebangan 6 batang pohon jati merah dalam kawasan hutan lindung Oana, untuk digunakan secara pribadi bukan untuk tujuan komersial.

“Dengan Demikian, Majelis Hakim menimbang terdakwa tidak terbukti melakukan pidana secara terorganisasi maka terdakwa dibebaskan dari semua dakwaan Jaksa Penuntut Umum dan memerintahkan agar terdakwa dikeluarkan dari tahanan setelah putusan diucapkan” Jelas Adimusa Zacharias,

Diakui Adimusa Zackarias, meskipun terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan pidana, namun ada salah seorang anggota Majelis Hakim yaitu, Mohammad Rizal Al Rasyid, SH berpendapat lain, yaitu perbuatan terdakwa Frengki Manu telah memenuhi unsur delik Pidana yaitu dalam Pasal 50 ayat 2 huruf c UURI Nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan sebagai mana dirubah dengan UU nomor 6 tahun 2023 tentang Cipta Kerja, hakim tersebut berpendapat, walaupun dalam dakwaan tidak didakwakan pasal dalam UU 41 tahun 1999, namun terdakwa harus dinyatakan bersalah sebab perbuatanya terbukti di persidangan walau tidak didakwakan

Adimusa Zacharias, SH yang adalah ketua LBH surya NTT perwakilan Rote Ndao memberikan apresiasi atas putusan Majelis Hakim dimaksud walaupun ada dissenting opinion ( perbedaan pendapat) namun klienya dirasa telah mendapatkan keadilan yang diharapkan

“Kami Pengacara LBH yang mendampingi terdakwa dalam persidangan sangat mengapresiasi putusan dimaksud karena ada keadilan untuk klien kami, dimana kami telah berjuang maksimal demi tegaknya hukum dan keadilan bagi terdakwa” ujarnya

Terhadap Putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum langsung menyatakan Kasasi. Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis hakim, Aditya Nurcahyadi Putra, SH, M.Kn, hakim anggota Mohammad Rizal Al Rasyid, SH dan Marlene Fredricka Magadalena, SH dihadiri Jaksa Penuntut Umum I Nyoman Agus Pradnyana, SH dan Immanuel Pasaribu, SH sedangkan terdakwa didampingi Penasehat Hukumnya yaitu Adimusa Zacharia, SH dan Valentino Mendellson Dethan, SH dari LBH Surya NTT Perwakilan Rote Ndao.

Kejaksaan Negeri Rote Ndao dinilai Lalai dalam melaksanakan Putusan Pengadilan

Berkaitan dengan Kasus Penebangan Pohon dalam Kawasan Hutan Lindung Oana, yang diduga dilakukan oleh Terdakwa Frengki Manu, yang akhirnya diputus bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Rote Ndao dalam Putusan yang dibacakan pada kamis, 14 November 2024, Salah seorang Penasehat Hukum terdakwa dari LBH Surya NTT Perwakilan Rote Ndao, Valentino Mendellson Dethan, SH menilai Kejaksaan Negeri Rote Ndao tidak mematuhi perintah putusan perkara a quo

Hal ini dikatakan Valentino Dethan sebagai Penasehat Hukum terdakwa, dimana, salah satu amar Putusan menyatakan memerintahkan terdakwa dibebaskan dari tahanan seketika setelah putusan ini diucapkan, namun faktanya tidak dijalankan oleh Jaksa,

“Jadi putusan selesai dibacakan sekitar jam 7 Malam, setelah itu sekitar jam 9 malam keluarga terdakwa ke Lapas Baa untuk menjemput terdakwa, namun sampai disana menurut pegawai Lapas, Jaksa belum menyampaikan surat penetapan eksekusi”. Ujarnya bernada kesal,

Selanjutnya, keesokan harinya yaitu Jumat, 15/11/2024, sekitar pukul 9.00 WITA, keluarga terdakwa pergi ke Lapas Baa, disana disampaikan oleh Pegawai bahwa administrasi pengeluaran tanahan atas nama Terdakwa Frengki Manu telah disiapkan dari malam hari setelah putusan disampaikan, namun hingga keesokan harinya Jaksa belum menyampaikan surat eksekusi. Akhirnya setelah ditunggu, Jaksa baru menyampaikan surat eksekusi ke Lapas sekitar pukul 12.30 WITA, sehingga lapas langsung mengeluarkan Tahanan pada saat itu,

Terhadap tindakan Jaksa Penuntut Umum pada kejaksaan Negeri Rote
Adimusa Zacharias,SH sebagai Ketua Tim Penasehat Hukum terdakwa yang juga adalah Ketua LBH Surya NTT Perwakilan Rote Ndao ini sangat menyayangkan sikap Kejaksaan Negeri Rote Ndao

“tindakan Kejaksaan Negeri Rote Ndao tidak mencerminkan sikap Penegak Hukum yang taat kepada aturan karena telah mengkangkangi Hak Asasi Manusia dari Frengki Manu “Masak perintah Putusan terdakwa harus segera dikeluarkan namun kejaksaan tidak melaksanakan perintah tersebut, malah membiarkan terdakwa Frengki Manu tetap dalam tahanan sampai keesokan harinya, ini sama saja Jaksa tidak Peduli dengan Hak Asasi Frengki Manu,”Ungkapnya

Ditegaskan, Adimusa Zacharias dirinya sebagai Penasehat Hukum akan melaporkan tindakan Kejaksaan Negeri Rote Ndao ke Jaksa Pengawas agar ditindak sesuai ketentuan yang ada

“Kami akan laporkan hal ini ke Jaksa Pengawas agar Jaksa-Jaksa yang melanggar ditindak sesuai aturan yang berlaku,” Tegasnya (Nasa)

Baca Juga: Diduga Terjadi Korupsi Atas Pemindahan Dana DAK ke Rekening Kontraktor Pelaksana Cv. Teguh Karya
Baca Juga: Bertindak sewenang -wenang, Para Tersangka Praperadilan Kapolres Rote Ndao
Baca Juga: Terdakwa Kasus Pembunuhan di Tuntut 15 Tahun Penjara, Pengacara mohon keringanan hukuman

Berita Terkait

Gelar Perkara Rampung, Polda NTT Temukan Dugaan Tindak Pidana dalam Kasus dr. Icha
Bapenda Rote Ndao Keliru, Rumah Kos Sempat ‘Dipaksa’ Jadi Objek Pajak Hotel
Tanpa Aktivitas, Investasi Rp 700 Juta Lebih Mandek di PD Ita Esa Rote Ndao
Temuan BPK : Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Penginapan di Bapelitbangda dan Sekretariat DPRD Rote Ndao
BPK Temukan Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Di Rote Ndao Ratusan Juta, Ada Hotel Fiktif
Lapor Dugaan KDRT ke Polres Rote Ndao, IRT Mengaku kembali Alami Kekerasan
Sekretaris DPRD Dua Kali tidak Penuhi Panggilan Pemeriksaan Di Polres Rote Ndao, Ada Apa?
Kasus Mayat di Pantai, Polres Rote Ndao Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Berencana
Tag :

Berita Terkait

Friday, 24 July 2026 - 10:36

Gelar Perkara Rampung, Polda NTT Temukan Dugaan Tindak Pidana dalam Kasus dr. Icha

Sunday, 19 July 2026 - 20:17

Bapenda Rote Ndao Keliru, Rumah Kos Sempat ‘Dipaksa’ Jadi Objek Pajak Hotel

Saturday, 18 July 2026 - 22:25

Temuan BPK : Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Penginapan di Bapelitbangda dan Sekretariat DPRD Rote Ndao

Saturday, 18 July 2026 - 19:17

BPK Temukan Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Di Rote Ndao Ratusan Juta, Ada Hotel Fiktif

Wednesday, 15 July 2026 - 13:22

Lapor Dugaan KDRT ke Polres Rote Ndao, IRT Mengaku kembali Alami Kekerasan

Tuesday, 7 July 2026 - 13:40

Sekretaris DPRD Dua Kali tidak Penuhi Panggilan Pemeriksaan Di Polres Rote Ndao, Ada Apa?

Saturday, 20 June 2026 - 09:21

Kasus Mayat di Pantai, Polres Rote Ndao Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Berencana

Thursday, 18 June 2026 - 20:31

Polres Rote Ndao Gerebek Pelaku Penjualan Pertalite Ilegal, Modus Modifikasi Tangki

Berita Terbaru