Tujuh orang Siap diperikaa Polisi soal kasus Dugaan Penipuan.

Avatar photo

Thursday, 5 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM,TIMOR TENGAH SELATAN- Sebanyak 7 (tujuh) orang pembeli Tanah yang berlokasi di Desa Oinlasi Amanuban Kecamatan KiE Kabupaten TTS  Siap memberi keterangan atas kasus Dugaan Penipuan dengan pelapor Yohanis Muali Dan terlapor yang sudah menjadi tersangka.

Alexander Nomleni  Kepada Wartawan dibilangan rumah kepala Desa Oinlasi Amanuban Samuel Tefa, Daniel ollo, Sony, ibu rince Missa, Haji samad, noh Tefa dan Daniel oematan mengatakan bersedia memberikan keterangan kepada pihak Polsek KiE apa bila di butuhkan

Samuel Tefa membeberkan, pada Tahun 2017silam, dirinya membeli sebidang tanah dengan ukuran 10×15 meter persegi pada Alexander Nomleni yang berlokasi di RT/RW 0204 dusun A Desa Oinlasi Amanuban Kecamatan KiE dengan harga Rp 10juta.

“saya beli Tanah ini Dari Alexander Nomleni dengan harga Rp 10 juta dengan pembuktian kwitansi yang tertanda Tangan Di atas meterai,, mau kalau dalam perkara Tindak Pidana Dugaan Penipuan yang dilaporkan oleh Yohanis Muali atas terlapornya Alexasander Nomleni saya setujuh Karena uang atas tanah embolism Tanah itu Betul Dan benar,.ungkap Samuel Tefa.

Menurut Samuel, dirinya bersama keenam temannya Siap memberi keterangan apa bila di butuhkan oleh pihak Kepolisian Polsek KiE.” orang akan mencari kebenaran dari keapsahan, inikan tanda Tangan yang dilakukan oleh Alexander Nomleni, mau kalau dalam perkara ini Alexander menang atas perkara tersebut, berarti bukti kwitansi jual beli Tanah yang Kami pegang juga salah? Pertanyaan Kami pembeli tanah,  tanda Tangan Alexander Nomleni yang tertera pada kwitansi bermaterai memiliki kekuatan hukum tetap Atau tidak? Kalau benar, kasus Yohanis Muali yang sudah menetapkan Alexander Nomleni sebagai pelaku Penipuan dengan status tersangkah harus berlarut katut”,?  Ungkap Samuel Tefa yang di amini Rince Missa, Daniel ollo dan Haji Samad.

Baca Juga:  Gelar Rapat Perdana, GAMKI Rote Ndao Bahas Program Kerja

Sementara Ditempat terpisah Isabella Tefa kepada wartawan mengatakan, terkait kasus Dugaan Penipuan yang tersangkanya Alexander Nomleni jangan balik oleh pihak keamanan, “sebagai ibu rumah tangga saya mengamati kasusnya sudah jelas, ada pelapor, sudah ada terlapor yang kini jadi tersangka terus dari penyidikan pihak Keamanan dalam Hal ini polisi dan Kejaksaan belum perjelas? Pertanyaan sebagai ibu rumah tangga atas kasus Penipuan Yohanis Muali (pelapor) versus Alexandra Nomleni (tersangka) tidak jelas Dan belum lengkap berkasnya dimana? Apa kah pihak Kepolisian Sektor KiE yang tidak perjelas atau pihak Kejaksaan Negeri SoE yang tidak perjelas?, Kami masyarakat kecil khususnya masyarakat pembeli sebidang tanah yang bermodalkan kwitansi mengharapkan untuk kasus Penipuan yang dilaporkan oleh Yohanis Muali atas terlapornya Alexasander Nomleni (tersangka) menjadi jelas.tegasnya Kepada Wartawan (potretntt/Dion)

Berita Terkait

Di Tengah Isak Tangis Keluarga, Kapolres Rote Ndao Kawal Jenazah Korban Penembakan di Papua
Polres Rote Ndao Ungkap Kronologi Penanganan Kerang Lola, Tanpa Dokumen Perizinan
SPBU Metina Disorot, Polres Rote Ndao Pastikan Penyaluran Solar Sesuai Ketentuan
Dorong Wartawan Hingga Terjatuh, Dua Orang ASN Dinas Pendidikan di Polisikan
Tetapkan Tersangka, Polres Rote Ndao Proses Restitusi, Kasus Persetubuhan Anak di Rote Timur
Kasus Pengrusakan Gerbang DPRD Terus Bergulir, Polres Rote Ndao Dalami Bukti
Klarifikasi : Sekretaris DPRD Sudah di Periksa Polres Rote Ndao, Lanjut Pemeriksaan Saksi
Sudah Empat Bulan, Sekretaris DPRD Belum Menghadap Panggil Polres Rote Ndao
Tag :

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 18:47

Di Tengah Isak Tangis Keluarga, Kapolres Rote Ndao Kawal Jenazah Korban Penembakan di Papua

Tuesday, 8 September 2026 - 17:19

Polres Rote Ndao Ungkap Kronologi Penanganan Kerang Lola, Tanpa Dokumen Perizinan

Monday, 7 September 2026 - 17:44

SPBU Metina Disorot, Polres Rote Ndao Pastikan Penyaluran Solar Sesuai Ketentuan

Monday, 31 August 2026 - 13:18

Dorong Wartawan Hingga Terjatuh, Dua Orang ASN Dinas Pendidikan di Polisikan

Thursday, 27 August 2026 - 10:45

Tetapkan Tersangka, Polres Rote Ndao Proses Restitusi, Kasus Persetubuhan Anak di Rote Timur

Wednesday, 19 August 2026 - 19:15

Kasus Pengrusakan Gerbang DPRD Terus Bergulir, Polres Rote Ndao Dalami Bukti

Tuesday, 18 August 2026 - 18:46

Klarifikasi : Sekretaris DPRD Sudah di Periksa Polres Rote Ndao, Lanjut Pemeriksaan Saksi

Tuesday, 18 August 2026 - 14:52

Sudah Empat Bulan, Sekretaris DPRD Belum Menghadap Panggil Polres Rote Ndao

Berita Terbaru