Pengacara Tak Mampu Buktikan Dalil Gugatan di Praperadilan, “Tersangka Dibebankan”

Avatar photo

Tuesday, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Tersangka Erasmus Frans Mandato Alias Mus Frans

Foto : Tersangka Erasmus Frans Mandato Alias Mus Frans

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Hakim tunggal yang mengadili Permohonan Praperadilan Penetapan Erasmus Frans Mandato (Mus Frans) telah menjatuhkan amar Putusan, Senin (29/9/2025)

Hakim tunggal Fransiska Dari Paula Nino, S.H.,M.H dalam pertimbangan hukumnya menegaskan Pemohon tidak Dapat membuktikan dalil-dalil yang diajukan,

“Menolak permohonan praperadilan Pemohon untuk seluruhnya dan Membebankan biaya perkara kepada Pemohon sejumlah Nihil,” ucap Hakim

Dengan demikian tindakan penyidik Polres Rote Ndao melakukan penangkapan, penetapan tersangka dan penahan terhadap Mus Frans dinyatakan Sah sesuai prosedur

Pembacaan keputusan Dihadiri Pemohon/pengacara Dr. Yanto M. P. Ekon, S.H.,M.Hum sebagai Penerima Kuasa dari tersangka Erasmus Frans Mandato (Mus Frans)

dari Pihak Termohon dihadiri, AKP Markus Y. Foes, S.H, IPTU Rudy Chandra Toumahuw,S.H (Ps Paur I Subbid Bankum Bidkum Polda NTT, AIDA Thomas F. S. Kiak, S.H, AIPTU Made Budiarsa, S.H dan BRIPTU Samuel Y. Tefu, .S.H,

Sebagaimana diketahui Polres Rote Ndao menjerat tersangka dengan Pasal 28 ayat (3) jo Pasal 45A ayat (3) Undang-Undang Nomor: 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaski Elektronik (UU ITE).

Pasal 28 ayat (3) UU ITE menetapkan: Setiap Orang dengan sengaja menyebarkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang diketahuinya memuat pemberitahuan bohong yang menimbulkan kerusuhan di masyarakat. Sedangkan Pasal 45A ayat (3) UU ITE menetapkan ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/ atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) bagi setiap orang yang melanggar Pasal 28 ayat (3), (tim/Nasa)

Baca Juga:  Ambulance Bantuan Khusus Puskesmas Oelaba Di Pakai Oleh ASN Dinkes Rote Ndao

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terbaru