Aksi Massa Terdakwa Mus Frans Bentangkan Tulisan Tak Pantas, Hinaan Terhadap Jaksa di Rote Ndao

Avatar photo

Wednesday, 18 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Menjelang sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa kasus hoaks di Pengadilan Negeri Rote Ndao, dinamika di luar ruang persidangan justru memicu keprihatinan publik

Keprihatinan ini muncul setelah beredarnya sebuah foto yang memperlihatkan aksi massa dengan tulisan bernada hinaan yang dinilai tidak manusiawi dan tidak pantas ditiru

Dalam foto yang diperoleh wartawan, terlihat seorang wanita membentangkan sebuah media putih bertuliskan kalimat kasar yang secara langsung ditujukan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU). Tulisan tersebut dibuat mencolok dengan cat berwarna merah

Tak hanya itu, di belakang wanita tersebut tampak seorang pria mengenakan topi dan kaca mata hitam sambil memegang poster bergambar wajah terdakwa Erasmus Frans Mandato

Aksi tersebut diduga berlangsung dalam aksi massa di depan gedung pengadilan pada Kamis (12/3/2026), tepat saat sidang dengan agenda pembacaan tuntutan JPU hendak dilaksanakan

Tulisan pada media yang dibentangkan bahkan secara terang-terangan mengandung hinaan terhadap aparat penegak hukum dalam hal ini Jaksa Penunut Umum di Kejaksaan Negeri Rote Ndao, Aksi ini disinyalir dilakukan oleh massa yang melibatkan keluarga serta pendukung terdakwa

Perilaku ini di nilai mencederai etika serta tidak mencerminkan sikap menghormati proses hukum yang sedang berjalan

 

Diketahui, sidang dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Erasmus Frans Mandato seharusnya telah dilaksanakan, namun kembali dijadwalkan ulang dan akan digelar pada 30 Maret mendatang, (tim/nasa)

Baca Juga:  Kadis PKO Bungkam usai Diperiksa Penyidik Polda NTT di Polres Rote Ndao

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Wednesday, 7 October 2026 - 21:49

Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terbaru

Dunia

20 Hotel Baru Terbaik Dunia, Satu Ada di Rote Ndao

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:02