SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Bangunan Sekolah Pendidikan Anak usia Dini (Paud) yang di anggarkan dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2024 di Desa persiapan Ne,e, kecamatan Lobalain, sebelumnya Desa Sanggaoen di bangun di atas jalan Desa yang menuju ke lokasi pertanian.
Jalan tersebut diketahui bangun dari sumber Dana-Desa (DD) semasa Anggota DPRD Meksi Mooy sebagai Penjabat Kepala Desa Sanggaoen,
Perlu diketahui, Jalan menuju lokasi pertanian di Dusun Ne,e Mok sangat bermanfaat bagi petani tetapi sayang pemerintah bangun PAUD untuk menutup jalan itu
Masyarakat menyayangkan melihat kondisi jalan yang masih bagus tetapi di tutup.
Hal tersebut diduga dikarenakan semua otak dari kepala Desa Sanggoen Mateos Bailao.
Sesuai Pantauan wartawan, Kamis (15/08/2024) Kondisi fisik pembangunan Paud sudah selesai pondasi dan terpampang papan nama yang menyebutkan mengenai anggaran yang jelas Dana Alokasi Umum ( DAU ) tahun anggaran 2024 dengan nilai kontrak 230.000.000 ( dua ratus tiga puluh juta rupiah ) yang di kerjakan oleh CV Larasati.
“Dengan adanya bangunan tersebut banyak warga yang merasa kecewa, dikarenakan bangunan tersebut menutup jalan Desa.” Ujar salah satu warga setempat
Dikatakannya, kalau warga yang tutup jalan pasti sudah di proses hukum.
“ini pemerintah yang tutup jalan jadi apakah ini melanggar hukum tidak? Tanya Warga Sanggaoen ini

Diakuinyanya, Paud Pelita Ne,e tersebut belum mengantongi ijin resmi dari pemerintah kabupaten Rote Ndao dan juga belum memeliki NPSN ( nomor pokok satuan pendidikan nasional)
Dan siswa-siswi juga belum memenuhi syarat 1 Rombel ( satu rombongan belajar namun di paksakan buka dan bangun PAUD, padahal di desa ini sudah banyak Paud dan TK seperti Paud tunas harapan, TK Lentera dan TK Tongkat Harun.
“kami berharap ketika berita ini diturunkan, Dinas terkait, kepolisian dan kejaksaan Rote Ndao untuk bisa turun ke lapangan melihat langsung serta menindak dengan tegas supaya tidak merugikan anggaran negara,” Tegasnya, (Tim/Nasa)











