Kepsek SMA Negeri 1 Lobalain mengaku sudah berdamai, korban Cabut Laporan

Avatar photo

Wednesday, 10 February 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.ID – ROTE NDAO
Jermias Manafe alias Jerman Selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Lobalain Kabupaten Rote Ndao Provinsi Nusa Tenggara Timur mengaku kalau dirinya sempat bermasalah dengan seorang Petani atas Nama Lenci H Da’y Resi yang beralamat di Desa Helebeik kecamatan Lobalain, Dan Masalah itu sempat dilaporkan oleh Lenci H Da’y Resi ke Polres Rote Ndao, kemudian dalam penangannya Jermias Manafe dan Korban (Lenci H Da’y Resi) sama-sama beritikad baik hingga akhirnya masalah itu berkahir dengan berdamai dan saling memaafkan,

“Saya dengan Korban sudah berdamai, dan tidak ada masalah lagi, korban masih pangkat mama mantu saya”, kata Jermias Manafe ketika menggelar Jumpa Pers dikediamannya, di Jalan ABRI Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain, Rabu, (10/02/2021) sekitar pukul 20.30 wita

Menurut Jermias Manafe, dirinya bersama Korban sudah berdamai dan tidak ada masalah lagi, perdamaian itu dibuktikan dengan surat pernyataan damai yang ditanda tangani oleh dirinya bersama Korban, di ketahui Langsung Oleh Kepala Desa Helebeik,

“Ini surat perdamaiannya di ketahui oleh kepala Desa, kami damainya hari Minggu kemarin”, katanya sambil menunjukan satu lembar foto copi surat perdamaian kepada awak media

Jermias Manafe menjelaskan selain surat pernyataan damai itu sebagai bukti tidak ada masalah lagi, Korban juga menandatangani surat pernyataan penarikan atau pencabutan Laporan polisi tentang hal itu, dan Surat Pernyataan penarikan laporan tersebut telah di serahkan kepada Polres Rote Ndao

“Ini Foto copi surat Pernyataan penarikan Laporan Polisi dari korban dan telah di sampaikan di Polres Rote Ndao, jadi intinya masalah sudah selesai, sudah aman”, tegas Jerman

kasat Reskrim Polres Rote Ndao IPTU James Yems Mbau, S.Sos ketika dihubungi SindoNTT mengakui kalau Polres Rote Ndao pernah menerima Laporan terkait hal itu, Namun atas kesepakatan bersama, Korban dan pelaku sudah berdamai sehingga korban telah mencabut kembali Laporannya,

“Korban sudah cabut laporan Polisi,  berdamai, diselesaikan restorasi berkeadilan”, Kata Yames

Seperti diberitakan sebelumnya, Yermias Manafe alias Jerman Selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Lobalain Kabupaten Rote Ndao diduga kuat melakukan tindak Pidana penganiayaan terhadap seorang petani atas Nama Lenci H Da’y Resi yang beralamat di Desa Helebeik Kecamatan Lobalain pada hari Selasa, 02 Februari 2021 Sekitar Pukul 21.00 wita

Kasus tersebut dilaporkan oleh Korban ke Polres Rote Ndao dengan Nomor Laporan Polisi : LP/13/II/2021/NTT/RES ROTE NDAO

Informasi yang berhasil dihimpun SindoNTT dari tempat kejadian Perkara Menyebutkan bahwa, Ketika korban (Lenci H Da’i Resi) bertanya kepada Yinus Ndolu waktu untuk menanam semaian padi, saat itu pula pelaku (Yermias Manafe) langsung menampar korban  sebanyak 1 kali di pipi kanan, lalu pelaku mendorong korban sampai di halaman rumah korban, pelaku mencekik korban (Lenci  H Da’i Tes) hingga terjatuh dan mengalami luka lecet di leher, kemudian anak pelaku menarik korban, sampai di depan halaman rumah korban, pelaku mengambil batu dan melempar rumah korban yang mengakibatkan kaca dan jendela rumah milik korban pecah,(Nasa)

Baca Juga: Merasa Kecewa dengan Pernyataan Kapolres: Keluarga Korban minta Bantuan Komisi III DPR RI
Baca Juga: Pekerjaan Pembanguan Rumah Gula Rp 5,8 M Di Rote Ndao Diduga Cacat Mutu
Baca Juga: Kasus Pembunuhan Berencana,Komisi III DPR - RI  Datangi POLDA NTT.

Berita Terkait

Di Tengah Isak Tangis Keluarga, Kapolres Rote Ndao Kawal Jenazah Korban Penembakan di Papua
Polres Rote Ndao Ungkap Kronologi Penanganan Kerang Lola, Tanpa Dokumen Perizinan
SPBU Metina Disorot, Polres Rote Ndao Pastikan Penyaluran Solar Sesuai Ketentuan
Dorong Wartawan Hingga Terjatuh, Dua Orang ASN Dinas Pendidikan di Polisikan
Tetapkan Tersangka, Polres Rote Ndao Proses Restitusi, Kasus Persetubuhan Anak di Rote Timur
Kasus Pengrusakan Gerbang DPRD Terus Bergulir, Polres Rote Ndao Dalami Bukti
Klarifikasi : Sekretaris DPRD Sudah di Periksa Polres Rote Ndao, Lanjut Pemeriksaan Saksi
Sudah Empat Bulan, Sekretaris DPRD Belum Menghadap Panggil Polres Rote Ndao
Tag :

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 18:47

Di Tengah Isak Tangis Keluarga, Kapolres Rote Ndao Kawal Jenazah Korban Penembakan di Papua

Tuesday, 8 September 2026 - 17:19

Polres Rote Ndao Ungkap Kronologi Penanganan Kerang Lola, Tanpa Dokumen Perizinan

Monday, 7 September 2026 - 17:44

SPBU Metina Disorot, Polres Rote Ndao Pastikan Penyaluran Solar Sesuai Ketentuan

Monday, 31 August 2026 - 13:18

Dorong Wartawan Hingga Terjatuh, Dua Orang ASN Dinas Pendidikan di Polisikan

Thursday, 27 August 2026 - 10:45

Tetapkan Tersangka, Polres Rote Ndao Proses Restitusi, Kasus Persetubuhan Anak di Rote Timur

Wednesday, 19 August 2026 - 19:15

Kasus Pengrusakan Gerbang DPRD Terus Bergulir, Polres Rote Ndao Dalami Bukti

Tuesday, 18 August 2026 - 18:46

Klarifikasi : Sekretaris DPRD Sudah di Periksa Polres Rote Ndao, Lanjut Pemeriksaan Saksi

Tuesday, 18 August 2026 - 14:52

Sudah Empat Bulan, Sekretaris DPRD Belum Menghadap Panggil Polres Rote Ndao

Berita Terbaru