Demi Menjaga Keamanan Laut, Kapolres Rote Ndao Sambang Ke Pulau Terluar, Serukan Pemilu Damai

Avatar photo

Saturday, 20 January 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.CO – ROTE NDAO
Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di laut dan pesisir, serta menjalin hubungan yang harmonis dgn masyarakat Nelayan Pesisir Pasukan Hantu Biru (Pertahanan Tunggal yang Brilliant, Inspiratif, Resolute, dan Untiring) dari Sat Polairud Polres Rote Ndao terus melaksanakan Sambang Pulau ke pulau terselatan NKRI di bagian selatan Pulau Rote yakni Pulau Landu di Nusak Ti’i Kecamatan Rote Barat Daya, Pada Jumat (19/01/2024) sekitar pukul 14.30 wita

Sala Satu Tujuan Kehadiran Polres Rote Ndao di sana adalah guna menyampaikan pesan dan himbauan keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) dan memberikan sosialisasi tentang kesadaran hukum laut dan perikanan

Kegiatan ini rutin di laksanakan ke pulau pulau dan Desa – desa pesisir sebagai bentuk upaya meminimalisir terhadap potensi kriminalitas dan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di laut

Kegiatan itu dipimpin Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono, S.ST., M.K.P, Kapolsek Rote Barat Laut IPDA Esbon Toelle, Kepala Desa Landu Iskandar Messah, Para Personil Hantu Biru Sat Polairud Polres Rote Ndao, Bhabin Kamtibmas Polsek RBD dan masyarakat Nelayan Pulau Landu sebanyak kurang lebih 100 orang

Komandan Pasukan Hantu Biru IPDA I Nyoman Bagia Utama, S.I.P menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat Nelayan pesisir Pulau Landu yakni

1. Menyampaikan isi dari perjanjian Bilateral antara pemerintahan Australia dengan Pemerintah Indonesia yang tercantum dalam MoU BOX 1974, agar para nelayan paham dan mengetahui hak hak dan larangan-larangan perikanan tradisional Indonesia di perairan Negara Australi khususnya di sekitar Pulau Pasir

2. Menyampaikan isi dari Pasal 51 Konvensi Hukum Laut (UNCLOS) 1982, bahwa sebagai Negara Kepulauan para Nelayan juga memiliki hak penangkapan ikan secara tradisional di Negara tetangga dlm hal ini pulau pasir dengan batasan batasan yang telah di tentukan

Baca Juga:  Datangkan Celaka Bagi dirinya, Kadis PKO Segera di Periksa

3. Penyampaian Biota Laut yang di lindungi, mengajak para nelayan utk ikut serta memelihara dan melestarikan biota laut yang di lindungi agar tidak mengalami kepunahan

4. Penggunaan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan, menghimbau para Nelayan untuk tidak menggunakan alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan seperti contohnya Bom Ikan dan penggunaan bahan bahan kimia, karena dapat mengakibatkan buruk bagi ekosistem laut terutama terumbu karang yang menjadi rumah dan tempat bermainnya ikan ikan di dasar laut

5. Prioritas Keselamatan saat berlayar untuk menangkap ikan
Para nelayan di himbau untuk selalu mengutamakan keselamatan diri dan perahu pada saat melakukan pelayaran harus selalu di lengkapi dengan alat keselamatan di atas perahu dan selalu waspada terhadap kondisi perubahan cuaca buruk yang bisa terjadi setiap waktu.

6. Masyarakat di berikan kesempatan untuk bertanya dan menyampaikan kendala kendala yang di hadapi di laut maupun di pesisir

Selanjutnya, Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono, S.ST., M.K.P menyampaikan pesan Kamtibmas kepada masyarakat nelayan Pulau Landu, mengajak masyarakat untuk tetap menjaga silahturami dan hubungan sosial menjelang pemilu Tahun 2024 yang mana hari pemungutan suara semakin dekat

Kapolres meminta agar tidak melakukan hal-hal yang sifatnya mengganggu situasi kamtibmas, tetap rukun dan damai dalam menghadapi pemilu nanti (Tim/Nasa)

 

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Wednesday, 7 October 2026 - 21:49

Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terbaru

Dunia

20 Hotel Baru Terbaik Dunia, Satu Ada di Rote Ndao

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:02