Kontraktor Pengadaan Babi Kecil dan Kurus, Kadis Peternakan Beli Ganti Pakai Uang Pribadi

Avatar photo

Wednesday, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao, Hermanus Haning, S.Pt, memberikan penjelasan rinci mengenai permasalahan dalam proyek pengadaan anakan babi tahun 2025

Meskipun meluruskan beberapa poin, ia mengonfirmasi adanya keterlambatan penanganan dari pihak kontraktor, CV Rote Tambang Prima, yang mendorongnya untuk turun tangan langsung.

Dalam penjelasannya, Hermanus membedakan dua persoalan utama, kekurangan penyaluran akibat pagu anggaran dan keterlambatan penggantian ternak berkualitas buruk yang menjadi tanggung jawab kontraktor.

Kepada wartawan, Rabu (24/9/2025) Hermanus Haning menyampaikan, kekurangan lima ekor babi pada alokasi Pokir DPRD Junus Panie, yang semula direncanakan 15 ekor, bukan disebabkan oleh kelalaian kontraktor. Menurutnya, hal tersebut murni terjadi karena pagu anggaran yang tersedia tidak mencukupi untuk memenuhi kuota total.

“Itu tidak bisa terlayani semua karena pagu anggaran tidak mencukupi,” jelas Hermanus. Ia menyatakan persoalan ini sudah dikomunikasikan dengan Komisi II DPRD Rote Ndao.

Meskipun demikian, ia membenarkan adanya masalah kinerja dari pihak kontraktor pada kasus lain. Satu ekor anakan babi untuk penerima bernama Yusuf Manu (alokasi Pokir DPRD Mikael Manu) terpaksa ditolak karena kualitasnya buruk, yakni kecil dan kurus.

Pihak kontraktor, CV Rote Tambang Prima (Jandri Nunuhitu) bertanggung jawab untuk mengganti ternak tersebut. Namun, proses penggantian berjalan lambat.

“Mungkin karena waktu gantinya itu yang agak lama, mungkin satu bulan,” ungkap Hermanus

Keterlambatan inilah yang membuatnya mengambil inisiatif untuk membantu menyediakan ternak pengganti menggunakan dana pribadi.

“Memang betul (saya yang ganti), tapi itu hanya saya mau membantu saja untuk supaya penerima itu jangan dikecewakan,” tegasnya

Ia menambahkan bahwa ternak pengganti tersebut telah diserahkan sejak bulan lalu dan kasus spesifik ini sudah dianggap selesai.

Baca Juga:  Buka Musrenbang, Bupati Paul Henuk Paparkan Program Prioritas 2026 dan RPJMD 2025-2029

Namun, fakta menunjukkan bahwa intervensi pribadi Kepala Dinas diperlukan sebagai solusi atas keterlambatan kontraktor dalam memenuhi kewajibannya mengganti ternak yang tidak sesuai spesifikasi. Proyek pengadaan 199 ekor anakan babi ini sendiri bernilai total Rp 389.000.000 dan bersumber dari APBD 2025 (tim/nasa)

Berita Terkait

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Wednesday, 7 October 2026 - 21:49

Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terbaru