THR Karyawan Nindya Karya Belum di Bayar, Keluarga Silas Lapenangga Terganggu

Avatar photo

Saturday, 28 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Bagian Humas PT Nindya Karya, Silas Lapenangga, akhirnya angkat bicara terkait polemik pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang sebelumnya dikeluhkan sejumlah pekerja proyek Tambak Garam di Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao

Dalam klarifikasinya kepada wartawan, Sabtu (28/3/2026), Silas menegaskan perlunya meluruskan informasi yang berkembang di publik. Ia juga mengaku pemberitaan yang beredar turut berdampak pada keluarganya

“Supaya kita luruskan ini persoalan, karena saya punya keluarga di Kupang dan Alor merasa terganggu dengan ini berita,” ujar Silas Lapenangga

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas pemberitaan sebelumnya yang memuat keluhan pekerja terkait belum dibayarkannya THR oleh PT Nindya Karya sebagai perusahaan pemenang tender proyek tambak garam tersebut

Sebelumnya, sejumlah pekerja mengaku belum menerima hak THR menjelang hari raya. Mereka juga menyoroti dugaan adanya perlakuan tidak adil dalam pembagian THR antara pekerja

Salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya bahkan meminta pihak perusahaan lebih serius dalam memenuhi hak-hak tenaga kerja

Ia juga sempat menyinggung dugaan adanya persoalan di internal perusahaan, termasuk menyebut nama Silas Lapenangga

“Kami minta penanggung jawab PT Nindya Karya serius memperhatikan pembayaran THR. Ini sepertinya ada permainan dari salah satu bagian keuangan, Silas Lapenangga,” ujarnya, Kamis (26/3/2026)

Lebih lanjut, pekerja tersebut mengungkapkan adanya perbedaan perlakuan dalam pemberian THR antara pekerja non-Muslim dan Muslim, Ia menyebut pada perayaan sebelumnya, pekerja non-Muslim hanya menerima THR dalam jumlah terbatas, bahkan tenaga kerja harian disebut hanya sekitar Rp 250 ribu

Sementara pegawai kantor menerima nominal antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Di sisi lain, pada momentum Idulfitri, sebagian pekerja disebut mendapatkan fasilitas lebih lengkap, mulai dari biaya mudik, transportasi, penginapan, konsumsi hingga tiket pesawat, serta tambahan hingga satu kali gaji

“Kalau gaji Rp 4 juta, bisa terima sampai Rp 8 juta. Tapi untuk non-Muslim saat Desember tidak diperlakukan seperti itu. Kami minta keadilan dari perusahaan,” ungkapnya

Menanggapi berbagai tudingan tersebut, Silas Lapenangga menekankan pentingnya klarifikasi agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kesalahpahaman, terlebih hingga berdampak pada ranah pribadi

Para pekerja sendiri berharap PT Nindya Karya dapat memberikan kejelasan serta menjamin pembayaran THR secara adil dan transparan kepada seluruh karyawan tanpa membedakan latar belakang, serta memenuhi kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku (tim/nasa)

Baca Juga: Terdakwa Pembunuhan Berencana Hanya di Vonis 11 dan 13 Tahun Penjara.
Baca Juga: Salah Transfer Uang sebesar Rp 700 Juta Di Dinkes Rote Ndao, Bendahara Masih Hutang Ganti Rugi
Baca Juga: Di Ujung Masa Jabatan, Kadis Koperindag Tinggalkan Catatan Buruk Kasus BBM, Hingga Lawan Bupati

Berita Terkait

Di Tengah Isak Tangis Keluarga, Kapolres Rote Ndao Kawal Jenazah Korban Penembakan di Papua
Polres Rote Ndao Ungkap Kronologi Penanganan Kerang Lola, Tanpa Dokumen Perizinan
SPBU Metina Disorot, Polres Rote Ndao Pastikan Penyaluran Solar Sesuai Ketentuan
Dorong Wartawan Hingga Terjatuh, Dua Orang ASN Dinas Pendidikan di Polisikan
Tetapkan Tersangka, Polres Rote Ndao Proses Restitusi, Kasus Persetubuhan Anak di Rote Timur
Kasus Pengrusakan Gerbang DPRD Terus Bergulir, Polres Rote Ndao Dalami Bukti
Klarifikasi : Sekretaris DPRD Sudah di Periksa Polres Rote Ndao, Lanjut Pemeriksaan Saksi
Sudah Empat Bulan, Sekretaris DPRD Belum Menghadap Panggil Polres Rote Ndao

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 18:47

Di Tengah Isak Tangis Keluarga, Kapolres Rote Ndao Kawal Jenazah Korban Penembakan di Papua

Tuesday, 8 September 2026 - 17:19

Polres Rote Ndao Ungkap Kronologi Penanganan Kerang Lola, Tanpa Dokumen Perizinan

Monday, 7 September 2026 - 17:44

SPBU Metina Disorot, Polres Rote Ndao Pastikan Penyaluran Solar Sesuai Ketentuan

Monday, 31 August 2026 - 13:18

Dorong Wartawan Hingga Terjatuh, Dua Orang ASN Dinas Pendidikan di Polisikan

Thursday, 27 August 2026 - 10:45

Tetapkan Tersangka, Polres Rote Ndao Proses Restitusi, Kasus Persetubuhan Anak di Rote Timur

Wednesday, 19 August 2026 - 19:15

Kasus Pengrusakan Gerbang DPRD Terus Bergulir, Polres Rote Ndao Dalami Bukti

Tuesday, 18 August 2026 - 18:46

Klarifikasi : Sekretaris DPRD Sudah di Periksa Polres Rote Ndao, Lanjut Pemeriksaan Saksi

Tuesday, 18 August 2026 - 14:52

Sudah Empat Bulan, Sekretaris DPRD Belum Menghadap Panggil Polres Rote Ndao

Berita Terbaru